Kabar baik untuk para subkontraktor spesialis – kini BricsCAD BIM sudah bersertifikasi IFC4! Melalui perintah IFCEXPORT, Anda akan menemukan beberapa model view definitions.
- IFC4 Design Transfer View: memungkinkan pengembangan model kolaboratif lintas tim, misalnya saat mengeksplorasi opsi desain atau menanggapi RFI (Request for Information).
- IFC4 Reference View: mulai BricsCAD BIM V25.2 menjadi keluaran resmi bersertifikasi IFC4. Sangat berguna saat menyatukan model untuk federasi atau validasi data.
- Selain itu, tersedia juga opsi ekspor ke IFC 4.3 (mode eksperimental). Namun, ini bukan model view definition yang sama dengan IFC4, sehingga tidak termasuk sertifikasi resmi. Biasanya IFC 4.3 digunakan untuk proyek infrastruktur.
Kepatuhan Lebih Baik Sejak Tahap Awal Proyek
Sering kali, subkontraktor bergabung dalam proyek BIM setelah tim desain selesai bekerja. Situasi ini membuat mereka harus cepat beradaptasi agar tidak tertinggal. Karena itu, informasi dasar yang dibagikan antar tim harus sesuai standar proyek supaya tidak menunda persetujuan.
Di BricsCAD BIM, hal ini dipermudah melalui BIM Project Browser. Anda bisa:
- Memasukkan detail proyek sesuai kebutuhan.
- Menyesuaikan kolom agar sesuai dengan standar tim atau proyek.
- Melihat berbagai named views, numbered sheets, hingga file terkait dalam direktori proyek.
Selain itu, BricsCAD BIM V25.2 menghadirkan peningkatan pada spatial locations manager. Kini, ketika mengekspor, nama proyek dan situs akan otomatis dikaitkan dengan definisi kelas IFC, misalnya IFCSITE. Hal ini memudahkan validasi data oleh information manager proyek.
Detail kecil seperti ini sangat penting dalam proyek besar dengan banyak gedung, atau proyek infrastruktur dengan banyak lokasi.
Georeferencing: Menjaga Posisi Model Tetap Akurat
Salah satu risiko terbesar bagi subkontraktor adalah saat shop drawing harus disetujui sekaligus disejajarkan dengan aset BIM. Kesalahan posisi bisa berakibat fatal.
Karena itu, sejak BricsCAD BIM V25.1 diperkenalkan fitur georeferencing, dan kini di V25.2 semakin disempurnakan. Dengan fitur ini, detail yang dimodel di BricsCAD BIM bisa ditempatkan secara presisi untuk ekspor ke model federasi.
Langkah-langkahnya:
- Pilih tombol Geolocation dari layar utama, atau ketik GEOGRAPHICLOCATION di command line.
- Pilih sistem koordinat GIS yang sesuai proyek.
- Saat impor IFC, pilih titik referensi IFC yang ingin digunakan agar model selaras dengan asal koordinat.
- Semua datums proyek akan otomatis terimpor ke spatial locations manager.
BIMUPDATESTORYHEIGHT: Cepat Menyesuaikan Tinggi Level
Dalam proyek nyata, revisi sering terjadi. Misalnya, dinding tirai (curtain wall) awalnya dipasang pada ketinggian 16 kaki di atas tanah, lalu desain berubah dan bagian bawahnya perlu dinaikkan 9 inci.
Di versi lama, perubahan seperti ini membutuhkan banyak remodeling. Namun di BricsCAD BIM V25.2, tersedia perintah BIMUPDATESTORYHEIGHT.
Dengan fitur ini, Anda bisa mengatur ketinggian level secara parametrik:
- Pilih level yang ingin diubah.
- Tentukan elemen mana yang ikut disesuaikan (misalnya hanya curtain wall, bukan semua komponen di level itu).
- Masukkan tinggi baru, lalu klik Apply.
Hasilnya, ketinggian dinding tirai berubah sesuai kebutuhan, tanpa memengaruhi elemen lain.
Pengaturan Baru untuk Koordinasi Lebih Rapi
Sebelum ekspor, Anda bisa menyesuaikan detail seperti komposisi dinding. Misalnya, dinding dengan ketebalan 11,5 inci:
- Gunakan BIM Compositions panel untuk membuat lapisan (ply) sesuai detail konstruksi.
- Dengan BIMATTACHCOMPOSITION, lapisan ini bisa langsung diterapkan pada dinding yang sudah dimodel.
- Hasil ekspor IFC akan menampilkan dinding dengan representasi geometris yang sesuai, yaitu 11,5 inci.
Selain itu, di menu Settings > BIM > Import and Export > IFC, Anda bisa memilih opsi Export multi-ply elements as aggregated elements agar lapisan ekspor lebih detail.
Peningkatan Validasi Data
Setelah semua siap, Anda bisa mengekspor model ke IFC dengan langkah berikut:
- Klik Export to IFC dari tab Home.
- Pilih Entire Model.
- Dari dropdown, pilih IFC4 Reference View.
Dengan ini, aset BIM Anda siap diperiksa di model checker. Semua perubahan – seperti pergeseran slab edge atau penamaan IFC Project dan IFC Site – akan muncul jelas untuk validasi.
Kesimpulan
Dengan sertifikasi IFC4, BricsCAD BIM V25.2 menawarkan keunggulan besar bagi subkontraktor dan tim proyek:
- Kolaborasi lebih mudah berkat reference view yang resmi.
- Detail proyek dan lokasi sesuai standar sejak awal.
- Model selalu presisi melalui fitur georeferencing.
- Revisi desain lebih cepat dengan BIMUPDATESTORYHEIGHT.
- Koordinasi lebih rapi berkat komposisi multi-lapis dan validasi data yang lebih akurat.
Semua pembaruan ini memastikan BricsCAD BIM siap membantu Anda bekerja lebih cepat, efisien, dan sesuai standar internasional – sehingga proyek berjalan lancar tanpa risiko keterlambatan atau kesalahan koordinasi.
Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan bricscad indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi bricscad.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
