Data point cloud hanya akan berguna jika kita punya alat yang tepat untuk menavigasi dan memahaminya. Di versi terbaru BricsCAD V25.2, tim Bricsys menghadirkan peningkatan besar dalam cara pengguna bekerja dengan point cloud — mulai dari navigasi yang lebih mudah, klasifikasi yang lebih cerdas, hingga tampilan visual yang lebih intuitif.
Dengan pembaruan ini, kamu bisa menjelajahi hasil pemindaian (scan) dengan lebih lancar, memahami strukturnya dengan lebih akurat, dan melihat data sesuai kebutuhanmu. Mari kita lihat apa saja yang baru di versi ini.
1. Bubble View yang Lebih Mudah dan Jelas
Salah satu pembaruan paling terasa di BricsCAD V25.2 adalah peningkatan Bubble View — yaitu tampilan berbentuk “gelembung” yang membantu pengguna menjelajahi posisi hasil pemindaian.
Sekarang, posisi scan bisa terlihat langsung di dalam bubble viewer, sehingga kamu tahu dari mana data itu diambil. Ukuran “bubble” juga bisa kamu ubah agar lebih jelas — misalnya, dari 200 mm menjadi 500 mm.
Selain itu, di Point Cloud Manager, kini ada pengaturan tampilan baru bernama “visible only”, yang hanya menampilkan bagian point cloud yang terlihat.
BricsCAD juga menambahkan kode warna otomatis pada bubble view agar lebih mudah dipahami:
-
Hijau atau biru: area terlihat (visible) dalam hasil scan.
-
Merah: area tersembunyi atau terhalang oleh bagian lain dari point cloud.
Untuk structured scans, bubble yang terlihat akan berwarna hijau, dan yang tersembunyi merah — seperti di model 3D.
Sedangkan untuk unstructured scans, bubble yang terlihat akan berwarna biru.
Navigasinya pun mudah: cukup klik dua kali pada bubble berikutnya untuk langsung berpindah posisi pandang. Ini membuat eksplorasi hasil pemindaian jauh lebih cepat dan alami.
2. Tampilan X-Ray: Melihat Lebih Dalam ke Dalam Scan
BricsCAD V25.2 memperkenalkan cara baru untuk melihat point cloud, yaitu dengan peta warna X-ray (X-ray color map).
Dengan fitur ini, kamu bisa melihat hasil pemindaian seperti sedang “menembus” struktur bangunan — mirip dengan tampilan X-ray di software lain. Kamu cukup memilih “X-ray” dari menu Color Map style.
Tampilan ini sangat berguna di mode tampilan ortografis (orthographic view), karena memudahkan kamu melihat hubungan antar elemen bangunan. Misalnya:
-
Melihat posisi dinding dalam ruangan dengan jelas.
-
Membantu menggambar ulang (tracing) garis dinding bagian dalam.
-
Menempatkan bentuk seperti persegi atau garis langsung ke titik-titik hasil scan dengan presisi tinggi.
Hasilnya, proses pemodelan ulang (reconstruction) dari data point cloud menjadi lebih cepat, akurat, dan mudah dipahami.
3. Klasifikasi Point Cloud yang Lebih Pintar
Peningkatan berikutnya ada pada alat Point Cloud Classify. Sekarang, BricsCAD menambahkan dua model klasifikasi baru:
-
Roads (Jalan): dirancang khusus untuk data hasil mobile mapping, misalnya pemindaian jalan raya atau area luar ruangan.
-
Construction (Konstruksi): cocok untuk aerial scan, seperti hasil pemindaian dari drone di lokasi proyek konstruksi.
Untuk pengguna Leica, BricsCAD kini juga mendukung skema warna Cyclone 3DR, sehingga tampilan data terasa lebih familiar dan konsisten dengan software Leica yang sudah sering digunakan.
Dengan pembaruan ini, klasifikasi point cloud menjadi lebih cepat dan lebih akurat, terutama untuk proyek infrastruktur dan konstruksi besar.
4. Peningkatan Geolokasi Otomatis
Sekarang, BricsCAD V25.2 bisa mendeteksi dan menyimpan informasi geografis (geolocation) secara otomatis dari dataset kamu.
Jika hasil pemindaian mengandung data lokasi (koordinat), BricsCAD akan langsung:
-
Menyimpan informasi geografis tersebut.
-
Mengatur sistem koordinat geografis (GCS) untuk gambar yang sedang kamu kerjakan.
-
Menampilkan deskripsi WKT (Well-Known Text) di panel Properties.
Kamu juga bisa mengaktifkan atau menonaktifkan geolokasi kapan pun sesuai kebutuhan.
Dengan fitur ini, BricsCAD membuka peluang untuk menghubungkan point cloud ke data peta yang lebih luas menggunakan fitur seperti Geomap dan Map Connect. Jadi, kamu bisa menempatkan hasil scan ke konteks geospasial yang lebih besar, seperti area kota atau lokasi proyek sebenarnya.
5. Lebih dari Sekadar Point Cloud
Semua peningkatan di atas memberikan nilai besar bagi para pengguna point cloud — tapi itu baru sebagian kecil dari apa yang baru di BricsCAD V25.2.
Versi ini juga menghadirkan puluhan fitur baru dan peningkatan lainnya di berbagai area, yang semuanya dirancang untuk membuat alur kerja (workflow) kamu lebih cepat, lebih halus, dan lebih efisien.
Dengan update ini, BricsCAD semakin membuktikan dirinya sebagai solusi CAD dan BIM yang serbaguna, tidak hanya untuk menggambar, tetapi juga untuk memproses data pemindaian 3D dengan performa tinggi.
Kesimpulan
Versi BricsCAD V25.2 membawa peningkatan besar untuk pengguna point cloud — mulai dari tampilan bubble yang lebih interaktif, mode X-ray untuk melihat struktur tersembunyi, klasifikasi yang lebih cerdas, hingga dukungan geolokasi otomatis.
Semua pembaruan ini membuat proses analisis, dokumentasi, dan rekonstruksi 3D menjadi lebih intuitif dan produktif.
Jika kamu sering bekerja dengan hasil pemindaian laser atau data 3D, BricsCAD V25.2 adalah alat yang wajib kamu coba. Dengan kombinasi fitur canggih dan kemudahan navigasi, kini kamu bisa melihat point cloud dengan lebih jelas, lebih cepat, dan lebih efisien dari sebelumnya.
Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan bricscad indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi bricscad.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
