Skip to content
  • Beranda
  • Produk
    • Bricscad Lite
    • Bricscad Pro
    • BricsCAD BIM
    • Bricscad Mechanical
    • Bricscad Ultimate
  • Blog
placeholder-661-1-1.png
  • Beranda
  • Produk
    • BricsCAD BIM
    • Bricscad Lite
    • Bricscad Mechanical
    • Bricscad Pro
    • Bricscad Ultimate
  • Blog
  • Hubungi Kami
Hubungi Kami

Tag: bricscad indonesia

March 19, 2026March 19, 2026

Desain Umum di BricsCAD V26: Blok Lebih Pintar, Kontrol Lebih Baik, Pekerjaan Lebih Lancar

BricsCAD® V26 hadir dengan berbagai peningkatan yang fokus membantu desainer dari berbagai industri. Update ini menyasar pekerjaan sehari-hari seperti pengelolaan blok, pengeditan grip, tampilan potongan (section), pengecekan tabrakan (interference), anotasi, hingga performa software. Baik Anda membuat denah bangunan, merancang mesin, mendokumentasikan produk, atau membuat model 3D, pembaruan ini dirancang agar pekerjaan menjadi lebih cepat dan tidak ribet. Fitur utama yang paling ditunggu adalah dukungan Dynamic Block, yang sebelumnya banyak diminta oleh pengguna yang bekerja dengan file dari AutoCAD®. Selain itu, BricsCAD V26 juga meningkatkan performa secara signifikan, terutama saat membuka file besar atau yang memiliki banyak referensi. Apa yang Baru di BricsCAD V26 Versi terbaru ini membawa banyak peningkatan yang membuat pekerjaan desain lebih mudah dan terprediksi. 1. Tools Baru untuk Membuat dan Mengelola Block Pembuatan dan pengelolaan block kini menjadi lebih mudah dipahami dan digunakan. Anda bisa: Membuat block dengan lebih cepat Mengubah komponen dengan mudah Mengelola library block tanpa banyak pekerjaan ulang Hal ini sangat membantu ketika Anda perlu mengganti atau memperbarui elemen desain di banyak gambar sekaligus. 2. Advanced Grip Editing (Pengeditan Lebih Mudah) Grip adalah titik kontrol pada objek yang digunakan untuk mengedit bentuk. Di V26, pengeditan grip menjadi lebih: Langsung dan responsif Mudah diprediksi hasilnya Tidak perlu banyak klik Fitur ini sangat berguna saat Anda bekerja cepat dan tidak ingin bolak-balik mengulang (undo). 3. Tools Section Plane yang Lebih Baik Section plane digunakan untuk melihat potongan objek, baik 2D maupun 3D. Di versi ini: Hasil potongan lebih rapi Pengaturan lebih mudah Tidak perlu banyak perbaikan manual Ini membantu Anda memahami struktur desain dengan lebih jelas. 4. Interference Checking (Deteksi Tabrakan) Fitur ini memungkinkan Anda mendeteksi jika ada bagian model 3D yang saling bertabrakan atau bertumpuk. Manfaatnya: Menemukan masalah sejak awal Menghindari kesalahan saat produksi Menghemat biaya perbaikan Dengan fitur ini, Anda bisa memperbaiki masalah sebelum desain benar-benar dibuat. 5. Peningkatan Anotasi Anotasi seperti teks, label, dan keterangan kini lebih mudah dikelola. Perubahan yang dilakukan akan otomatis diterapkan ke seluruh bagian terkait. Artinya: Gambar lebih konsisten Informasi lebih akurat Tidak perlu update manual satu per satu 6. Performa Lebih Cepat BricsCAD V26 kini lebih stabil dan responsif, terutama saat menangani: File berukuran besar Gambar dengan banyak referensi Model yang kompleks Anda akan langsung merasakan perbedaannya, terutama jika sering bekerja dengan proyek besar. 7. Dynamic Block: Fitur Unggulan Fitur ini memungkinkan Anda: Mengedit Dynamic Block dari AutoCAD® Membuat dan mengedit Dynamic Block langsung di BricsCAD Dynamic Block memudahkan Anda membuat objek yang bisa berubah bentuk atau ukuran tanpa harus membuat ulang dari awal. Manfaatnya: Lebih fleksibel Mempercepat pekerjaan Memudahkan kolaborasi tim Catatan: Saat ini fitur ini belum tersedia di Amerika Serikat. Apa yang Membuat BricsCAD Berbeda? Banyak orang memilih BricsCAD karena kompatibel dengan format DWG tanpa perlu konversi. Namun, ada beberapa fitur tambahan yang membuatnya lebih unggul: Drawing Health Membersihkan file yang berantakan secara otomatis Quad Interface Menu pintar yang muncul di dekat kursor sesuai konteks pekerjaan Otomatisasi berbasis AI Membantu pekerjaan berulang seperti anotasi tanpa menghilangkan kontrol pengguna Semua fitur ini sudah tersedia secara default, bukan tambahan berbayar. Melihat Cara Kerjanya BricsCAD juga menyediakan demo langsung untuk semua fitur baru di V26. Anda bisa melihat bagaimana: Membuat block Mengedit Dynamic Block Menggunakan grip Mengatur section plane Melakukan pengecekan tabrakan Semua ditampilkan dalam workflow nyata agar mudah dipahami. Lebih dari Sekadar Desain Umum Selain fitur untuk desain umum, BricsCAD V26 juga memiliki update khusus untuk: Industri sheet metal Manufaktur peralatan Kontraktor bangunan Surveyor Namun, artikel ini fokus pada fitur yang digunakan oleh hampir semua desainer. Kesimpulan BricsCAD V26 dirancang untuk membantu Anda bekerja lebih cepat dan lebih nyaman. Saat proyek semakin besar dan deadline semakin ketat, software CAD harus bisa mengikuti kebutuhan Anda. Dengan fitur seperti Dynamic Block, peningkatan performa, dan tools yang lebih pintar, BricsCAD V26 memberikan: Kontrol lebih besar Proses kerja lebih cepat Gangguan lebih sedikit Singkatnya, BricsCAD V26 membantu Anda fokus pada desain, bukan pada kerumitan software. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan bricscad indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi bricscad.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More
March 19, 2026March 19, 2026

Software CAD Pintar Tidak Menggantikan Anda, Tapi Bekerja Bersama Anda

Dalam dunia teknik modern, software CAD (Computer-Aided Design) adalah fondasi utama. Mulai dari produk sehari-hari, komponen mesin, hingga desain bangunan—semuanya berawal dari gambar digital yang presisi. Namun, siapa pun yang pernah menggunakan CAD pasti tahu bahwa mempelajarinya tidak mudah. Dibutuhkan waktu berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, untuk benar-benar menguasainya. Prinsip utama dari CAD sebenarnya sederhana: software harus membantu pekerjaan desainer, bukan malah mempersulit. Itulah arti dari kata “Aided” dalam CAD—dibantu, bukan digantikan. Sayangnya, beberapa pengembang software CAD justru mencoba membuat sistem yang sepenuhnya otomatis, di mana pengguna hanya perlu menekan tombol, dan model 3D langsung jadi. Pendekatan ini sering menghasilkan apa yang disebut black-box system. Pengguna bisa melihat hasil akhirnya, tetapi tidak memahami bagaimana prosesnya. Akibatnya, muncul rasa tidak percaya, dan pengguna malah harus memeriksa ulang atau memperbaiki hasil tersebut secara manual. Pendekatan Baru: Guided Automation Perusahaan seperti Bricsys memilih pendekatan yang berbeda, yaitu guided automation (otomatisasi yang dipandu). Dalam pendekatan ini, software tidak mengambil alih sepenuhnya, tetapi memberikan saran cerdas sambil tetap memberikan kendali penuh kepada pengguna. Artinya: Software membantu dengan rekomendasi Pengguna tetap membuat keputusan Proses menjadi lebih cepat, tapi tetap transparan Pendekatan ini berusaha mencari keseimbangan antara kompleksitas dan kemudahan penggunaan. Tantangan: Kompleksitas vs Kemudahan Software CAD sangat kuat dan fleksibel, tetapi juga bisa terasa rumit. Banyaknya fitur dan perintah sering membuat pengguna kebingungan, terutama pemula. Akibatnya, waktu yang seharusnya digunakan untuk mendesain malah habis untuk memahami cara kerja software. Di sinilah guided automation berperan. Software memberikan saran langkah demi langkah berdasarkan kondisi desain, tetapi tetap memberi pilihan kepada pengguna. Namun, agar pendekatan ini berhasil, dibutuhkan dua hal: Algoritma yang cerdas untuk memberikan saran yang tepat Tampilan (interface) yang bisa menjelaskan alasan di balik setiap saran Untuk mengembangkan hal ini, Bricsys bekerja sama dengan Digital Future Lab di UHasselt, yang dipimpin oleh Prof. Dr. Raf Ramakers. Konsep Penting: Intelligibility (Keterjelasan Sistem) Digital Future Lab fokus pada bagaimana manusia dan mesin bisa bekerja sama dengan lebih baik. Salah satu konsep utamanya adalah intelligibility, yaitu kemampuan sistem untuk menjelaskan apa yang dilakukannya. Menurut Ramakers: Sistem pintar tidak cukup hanya memberikan hasil Sistem juga harus bisa menjelaskan prosesnya Penjelasan bisa berupa teks atau visual Dengan adanya keterjelasan ini, pengguna bisa: Memahami kenapa suatu solusi dipilih Mengetahui kelebihan dan kekurangan setiap opsi Lebih percaya terhadap hasil yang diberikan Hal ini juga membantu mempercepat proses belajar, karena pengguna tidak hanya “menggunakan”, tetapi juga “memahami”. Yang penting, pendekatan ini tidak mengurangi kemampuan software CAD. Semua fitur tetap ada, tetapi dibuat lebih mudah dipahami melalui penjelasan yang jelas dan bertahap. Dari Teori ke Praktik Dalam penelitian yang dilakukan oleh Dr. Tom Veuskens, ditemukan bahwa pengguna tidak terlalu percaya pada sistem yang sepenuhnya otomatis. Mereka ingin memahami cara kerja sistem dan memastikan hasilnya benar. Kesimpulannya cukup menarik: Waktu yang dihemat oleh otomatisasi sering kali hilang karena pengguna harus terus memeriksa dan memperbaiki hasil. Saat ini, Veuskens melanjutkan penelitiannya bersama Bricsys melalui program inovasi yang menghubungkan dunia akademik dengan industri. Program ini memungkinkan penelitian langsung diterapkan ke dalam produk nyata seperti BricsCAD. Ia juga menyebutkan bahwa bekerja di dunia industri berbeda dengan penelitian murni. Di sini, setiap ide harus benar-benar bisa digunakan dan memberikan manfaat nyata. Meski begitu, ia tetap menikmati proses menggabungkan penelitian dengan pengembangan produk. Masa Depan CAD yang Lebih Cerdas Saat ini, proyek ini masih dalam tahap penelitian. Namun, tujuannya sudah jelas, yaitu menghadirkan fitur di BricsCAD yang membantu pengguna dalam: Mengatur parameter desain Memberikan dimensi secara otomatis Mengurangi pekerjaan berulang Mempercepat proses dari desain ke produksi Selain itu, pendekatan ini juga diharapkan membuat CAD lebih mudah digunakan oleh perusahaan kecil dan menengah (UKM), tanpa perlu pelatihan yang terlalu lama. Bagi pihak universitas, kerja sama ini juga sangat bermanfaat karena memberikan wawasan baru tentang bagaimana teori bisa diterapkan dalam sistem yang kompleks di dunia nyata. Kesimpulan Software CAD masa depan tidak akan menggantikan desainer, tetapi akan menjadi partner yang bekerja bersama mereka. Dengan pendekatan guided automation dan konsep intelligibility, pengguna tetap memiliki kontrol penuh sambil mendapatkan bantuan cerdas dari sistem. Hasilnya adalah: Proses desain lebih cepat Keputusan lebih tepat Pengguna lebih percaya pada sistem Pada akhirnya, tujuan utama bukanlah membuat software yang sepenuhnya otomatis, tetapi membuat software yang benar-benar membantu manusia bekerja dengan lebih baik. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan bricscad indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi bricscad.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More
February 11, 2026February 11, 2026

Cara Sukses Upgrade ke BricsCAD V26

Meng-upgrade software CAD seharusnya tidak terasa seperti membangun ulang semuanya dari awal. Baik Anda saat ini menggunakan BricsCAD V25 atau versi yang lebih lama, BricsCAD® V26 dirancang agar proses upgrade menjadi mudah dan aman. Anda tetap bisa membawa pekerjaan lama, pengaturan khusus, dan kebiasaan kerja Anda ke versi terbaru tanpa ribet. Panduan ini akan membantu Anda memahami cara upgrade lisensi, memindahkan pengaturan lama, serta memanfaatkan berbagai sumber belajar agar Anda dan tim cepat beradaptasi. Mengapa Perlu Upgrade ke BricsCAD V26? Di versi V26, BricsCAD terus meningkatkan performa dan fitur di berbagai bidang, seperti: Gambar 2D (Drafting) Modeling 3D BIM Mechanical Survey/Civil Anda akan merasakan performa yang lebih cepat, otomatisasi yang lebih pintar, kompatibilitas file yang lebih baik, serta tampilan antarmuka (UI) yang lebih nyaman digunakan sehari-hari. Jika Anda pengguna BricsCAD Shape, perlu diketahui bahwa aplikasi tersebut sudah tidak dilanjutkan di V26. Namun jangan khawatir, karena fitur modeling yang ada di Shape kini tersedia di BricsCAD Lite dan BricsCAD Pro, sehingga workflow Anda tetap bisa berjalan dengan lancar. Hal penting lainnya: mulai tahun 2026, hanya tiga versi terbaru BricsCAD yang bisa di-upgrade (misalnya V23–V25). Dukungan teknis juga hanya tersedia untuk versi terbaru dan tiga versi terakhir (V23–V26). Jadi, menjaga software tetap terbaru akan memastikan Anda tetap mendapatkan dukungan dan kemudahan upgrade di masa depan. Cara Upgrade Lisensi 1. Jika Anda Menggunakan Maintenance Aktif Kabar baiknya, Anda sudah terlindungi. Setelah menginstal BricsCAD V26, lisensi Anda akan otomatis diperbarui. Anda juga tetap bisa menggunakan V25 bersamaan dengan V26. Ini berguna jika Anda ingin mencoba V26 terlebih dahulu sebelum digunakan oleh seluruh tim. Jika lisensi tidak otomatis aktif: Buka License Manager Masukkan kembali license key Anda Untuk lisensi offline, mungkin perlu dinonaktifkan dulu sebelum diaktifkan kembali. Catatan: Lisensi Communicator for BricsCAD diatur terpisah, jadi pastikan key-nya juga diperbarui. 2. Jika Tidak Menggunakan Maintenance Upgrade masih tersedia untuk tiga versi terakhir. Jika Anda menggunakan lisensi lama (perpetual) dari versi yang lebih tua, mungkin perlu upgrade bertahap atau membeli lisensi baru. Sebaiknya cek status lisensi Anda sebelum menginstal V26. Jika ragu, hubungi reseller resmi atau tim sales Bricsys untuk mendapatkan solusi terbaik. Persiapan Sebelum Upgrade Agar proses berjalan lancar, lakukan beberapa langkah penting berikut: ✔ Backup Konten Kustom Anda Simpan semua file penting seperti: Tool palettes Template Linetype Plot style File LISP Command alias File konfigurasi ✔ Cek Add-on atau Plugin Pastikan plugin pihak ketiga yang Anda gunakan sudah kompatibel dengan V26. ✔ Jangan Hapus V25 Terlebih Dahulu Biarkan V25 tetap terinstal sampai Anda yakin V26 berjalan dengan baik. ✔ Uji Gambar Proyek Penting Buka beberapa file proyek besar atau kompleks di V26 untuk memastikan semuanya berjalan normal. Memindahkan Pengaturan Lama Setiap pengguna biasanya memiliki pengaturan unik. BricsCAD memudahkan Anda mempertahankan pengaturan tersebut. Gunakan perintah SETTINGS untuk melihat lokasi folder support. Anda bisa menyalin file yang diperlukan ke versi baru. Gunakan juga menu CUSTOMIZE untuk mengimpor: Tool palettes Menu Pengaturan mouse Beberapa file yang perlu dicek saat update: File CUIX (kustomisasi menu) File LIN dan PAT Template DWT Plot style CTB/STB Tool palettes XTP/BTC File PGP (command alias) File SHX/SHP dan LSP Tips penting: Jangan mengimpor file default bawaan V26. Impor hanya file kustom Anda agar tidak menimpa pengaturan sistem terbaru. Cara Cepat Beradaptasi dengan V26 Versi baru biasanya membawa fitur baru. Cara terbaik untuk terbiasa adalah dengan mencoba langsung. Berikut beberapa sumber belajar yang bisa Anda manfaatkan: Bricsys Help Center – Dokumentasi lengkap dan panduan resmi. Bricsys Learning – Kursus online sesuai level kemampuan. YouTube Bricsys – Video tutorial dan webinar. BricsCAD Forum – Diskusi pengguna dan berbagi tips. Bricsys Support – Bantuan teknis resmi jika ada kendala. Jika Anda mengelola tim, sebaiknya lakukan upgrade secara bertahap. Biarkan beberapa pengguna senior mencoba V26 terlebih dahulu, kumpulkan masukan, lalu terapkan ke seluruh tim. Cara ini mengurangi risiko gangguan pekerjaan. Mengapa Maintenance Itu Penting? Kontrak Maintenance memberikan banyak keuntungan: Otomatis mendapatkan versi terbaru tanpa biaya tambahan. Tetap berada dalam periode upgrade yang didukung. Akses langsung ke dukungan teknis dan pembaruan bug. Maintenance bisa dianggap sebagai investasi untuk melindungi software CAD Anda agar selalu siap mengikuti perkembangan proyek dan teknologi. Tips Akhir Agar Upgrade Lancar Lakukan uji coba lebih awal. Simpan backup konfigurasi lama dan baru. Pastikan plugin kompatibel sebelum menghapus versi lama. Catat kendala yang muncul agar tim lain bisa menghindarinya. Pelajari fitur baru secara bertahap. Upgrade seharusnya terasa sebagai kemajuan, bukan gangguan. Dengan persiapan yang tepat, pindah ke BricsCAD V26 bisa menjadi pengalaman yang mudah dan menyenangkan. Langkah Selanjutnya Jika Anda belum melakukannya, daftarkan diri Anda ke acara peluncuran BricsCAD V26 dan pelajari lebih dari 60 fitur baru yang tersedia. Saatnya melangkah maju dengan versi terbaru dan memaksimalkan produktivitas Anda bersama BricsCAD V26. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan bricscad indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi bricscad.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More
February 11, 2026February 11, 2026

BricsCAD® BIM V26 Perluas Kemampuan IFC: Dukungan IFC4.3 dan IFC sebagai XRef untuk Workflow Infrastruktur yang Lebih Cerdas

Mengapa IFC Semakin Penting? Seiring berkembangnya proyek infrastruktur seperti jalan raya, jembatan, rel kereta, hingga utilitas bawah tanah, kebutuhan akan data yang terbuka dan bisa digunakan lintas platform menjadi semakin penting. Saat ini, Building Information Modeling (BIM) tidak lagi hanya digunakan untuk gedung bertingkat, tetapi juga menjadi fondasi utama dalam proyek infrastruktur digital. Di sinilah peran IFC (Industry Foundation Classes) menjadi sangat penting. IFC adalah standar data terbuka (open standard) yang memungkinkan informasi proyek dapat dibagikan dan digunakan di berbagai software tanpa terikat pada satu vendor tertentu. Bagi kontraktor spesialis atau subkontraktor, IFC bukan sekadar formalitas atau persyaratan administrasi. IFC membantu dalam: Membuka dan memahami data desain tanpa harus memiliki software asli pembuatnya. Berkoordinasi lebih mudah dengan berbagai disiplin pekerjaan. Mengirimkan dokumen dan model sesuai standar industri yang diakui secara global. Melalui versi terbaru BricsCAD® BIM V26, komitmen terhadap keterbukaan dan interoperabilitas ini semakin diperkuat dengan dua peningkatan besar: dukungan IFC4.3 Export dan fitur IFC sebagai XRef (External Reference). Peran IFC dalam Proyek Infrastruktur dan Kontraktor Spesialis Selama bertahun-tahun, IFC dikenal sebagai tulang punggung workflow OpenBIM, terutama untuk proyek gedung. Namun kini, dengan hadirnya IFC4.3, standar ini telah diperluas untuk mendukung proyek infrastruktur linear seperti: Jalan raya Rel kereta Jembatan Sistem drainase dan utilitas Data permukaan tanah (TIN surfaces) Artinya, IFC kini tidak hanya relevan untuk arsitek dan gedung, tetapi juga untuk proyek sipil dan infrastruktur berskala besar. Bagi subkontraktor yang terlibat dalam proyek gedung sekaligus infrastruktur, hal ini memberikan keuntungan besar: Pertukaran data yang konsisten antar disiplin. Sinkronisasi lebih baik dengan desain dari konsultan perencana. Mengurangi risiko kesalahan saat tender, fabrikasi, maupun konstruksi. Apa yang Baru di BricsCAD BIM V26? 1. Dukungan Export IFC4.3 untuk Infrastruktur BricsCAD BIM V26 kini mendukung export ke format IFC4.3, yang merupakan standar terbaru untuk proyek infrastruktur. Ini berarti jika Anda mengerjakan: Detail komponen jembatan Sistem rel Instalasi utilitas Elemen sipil lainnya Anda bisa mengekspor model sesuai standar OpenBIM terbaru, sehingga dapat langsung digabungkan ke dalam model federasi (gabungan) milik tim proyek. Dengan dukungan ini, model Anda dapat dibaca dan digunakan oleh: Insinyur sipil Manajer proyek Konsultan perencana Pihak owner Tanpa harus khawatir tentang masalah kompatibilitas software. 2. IFC sebagai XRef: Referensi Lebih Ringan dan Praktis Pada versi sebelumnya, ketika Anda mengimpor file IFC ke dalam BricsCAD, seluruh geometri akan dimasukkan langsung ke dalam file DWG. Cara ini memang lengkap, tetapi sering kali membuat file menjadi berat dan kompleks—terutama jika Anda hanya ingin melihat referensi, bukan mengeditnya. Kini, di BricsCAD BIM V26, Anda bisa mengimpor file IFC sebagai XRef (External Reference). Apa artinya? Sederhananya, file IFC tidak dimasukkan langsung ke dalam gambar utama Anda, tetapi hanya dijadikan referensi eksternal—seperti Anda melampirkan file DWG biasa. Cara kerjanya: Saat mengimpor IFC, pilih opsi “Import IFC file as underlay.” BricsCAD akan membuat file DWG di latar belakang dan menghubungkannya sebagai XRef. Anda bisa memilih opsi posisi (Global Origin, Project Location, atau Site Location) agar model tepat berada di koordinat yang benar. Pengaturan visibilitas dan manajemen file dapat dilakukan melalui Attachments Panel dan Structure Browser. Jika ada perubahan dari tim perencana (misalnya revisi desain), proses pembaruan sangat mudah: Ganti file IFC di folder utama. Jalankan perintah BIMUPDATEUNDERLAY. BricsCAD akan otomatis memperbarui referensi tanpa perlu impor ulang atau menyelaraskan ulang posisi. Workflow ini membuat file Anda tetap ringan, rapi, dan mudah dikelola. Mengapa Fitur Ini Penting untuk Subkontraktor? Peningkatan ini bukan sekadar fitur teknis tambahan, tetapi solusi nyata untuk tantangan sehari-hari di lapangan. Beberapa manfaat praktisnya antara lain: Koordinasi Lebih Cepat Anda dapat melihat model desain terbaru tanpa harus memproses ulang seluruh file. File Lebih Bersih Saat mengekspor model, Anda hanya mengirimkan data milik disiplin Anda, tanpa tercampur referensi dari pihak lain. Workflow Lebih Stabil Baik untuk tender, pembuatan shop drawing, RFI, maupun instalasi di lapangan, alur kerja menjadi lebih konsisten dan mudah diprediksi. Hemat Waktu dan Mengurangi Risiko Karena data selalu terhubung dan mudah diperbarui, risiko kesalahan akibat desain lama bisa diminimalkan. Menggabungkan DWG dan OpenBIM Salah satu keunggulan BricsCAD adalah kemampuannya mempertahankan workflow berbasis DWG yang sudah familiar bagi banyak profesional teknik dan konstruksi, sambil tetap mendukung standar OpenBIM seperti IFC. Dengan kata lain, Anda tidak perlu mengubah cara kerja sepenuhnya untuk mengikuti perkembangan industri. Anda tetap bisa bekerja dengan format DWG yang presisi, sambil menikmati fleksibilitas pertukaran data terbuka. Siap Mencoba BricsCAD BIM V26? BricsCAD BIM V26 menghadirkan solusi yang relevan untuk industri konstruksi modern: Export ke IFC4.3 untuk proyek infrastruktur. Import IFC sebagai XRef untuk koordinasi yang lebih ringan dan efisien. Workflow tetap berbasis DWG, namun siap terintegrasi dengan OpenBIM. Di tengah proyek yang semakin kompleks, kemampuan untuk bekerja cepat, akurat, dan terintegrasi menjadi kunci daya saing. Jika Anda ingin meningkatkan efisiensi koordinasi, mempercepat proses detailing, dan mengurangi risiko kesalahan proyek, BricsCAD BIM V26 bisa menjadi solusi yang tepat untuk mendukung transformasi digital di bidang konstruksi dan infrastruktur. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan bricscad indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi bricscad.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More
January 13, 2026January 13, 2026

Software CAD Cerdas Tidak Berpikir Menggantikan Anda, Tapi Bekerja Bersama Anda

Di balik hampir semua produk modern—mulai dari barang elektronik, komponen mesin, hingga desain bangunan—selalu ada satu fondasi utama: software CAD (Computer-Aided Design). Semua dimulai dari gambar digital yang presisi. Namun, siapa pun yang pernah menggunakan CAD pasti tahu satu hal: belajarnya tidak mudah. Menguasai perintah, menu, dan alur kerja CAD bisa memakan waktu berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Padahal, ada satu prinsip penting yang sering terlupakan: software seharusnya membantu, bukan membebani. Itulah makna huruf “A” dalam CAD: Aided (dibantu). Sayangnya, banyak vendor CAD justru mengejar otomatisasi penuh—cukup klik satu tombol, dan model 3D langsung jadi. Sekilas terdengar ideal, tetapi otomatisasi penuh sering menimbulkan masalah baru. Masalah Otomatisasi Penuh: Seperti Kotak Hitam Ketika software melakukan segalanya secara otomatis, pengguna hanya melihat hasil akhirnya—tanpa tahu bagaimana dan mengapa desain itu terbentuk. Sistem seperti ini sering disebut black box. Akibatnya, desainer menjadi ragu. Mereka terpaksa memeriksa ulang hasil desain, mengoreksi manual, dan memastikan tidak ada kesalahan tersembunyi. Ironisnya, waktu yang seharusnya dihemat justru habis untuk pengecekan ulang. Bricsys melihat masalah ini dan memilih pendekatan yang berbeda. Pendekatan Bricsys: Otomatisasi Terpandu Dengan dukungan Innovation Mandate dari VLAIO (lembaga inovasi dan kewirausahaan Flanders), Bricsys mengembangkan konsep guided automation atau otomatisasi terpandu. Artinya: Software memberikan saran cerdas Pengguna tetap memegang kendali penuh Setiap langkah bisa dipahami dan disesuaikan Pendekatan ini membuat software tidak “berpikir menggantikan manusia”, tetapi berpikir bersama manusia. Artikel ini merupakan bagian dari seri Bricsys tentang AI di BricsCAD, yang fokus pada bagaimana kecerdasan buatan dapat meningkatkan produktivitas tanpa menghilangkan peran desainer. Menjembatani Kompleksitas dan Kemudahan Penggunaan Software CAD modern sangat kuat, tetapi juga kompleks. Banyak pengguna menghabiskan waktu hanya untuk memahami apa yang dilakukan oleh fitur otomatis tertentu. Tantangannya adalah menemukan keseimbangan: Tetap canggih Tetap mudah digunakan Tetap transparan Dalam otomatisasi terpandu, software memberikan rekomendasi, tetapi pengguna dapat: Melihat alasannya Memahami parameternya Mengubah keputusan kapan saja Untuk mewujudkan hal ini, Bricsys bekerja sama dengan Digital Future Lab di UHasselt, yang dipimpin oleh Prof. Dr. Raf Ramakers, pakar interaksi manusia dan mesin. Intelligibility: Membuat Sistem Cerdas Bisa Dipahami Menurut Prof. Ramakers, sistem cerdas bukan hanya harus pintar, tetapi juga mudah dipahami dan dikendalikan. Konsep ini disebut intelligibility. “Software yang cerdas seharusnya bisa menjelaskan keputusannya,” jelas Ramakers. “Tidak hanya memberikan solusi, tetapi juga menunjukkan alasan, opsi alternatif, serta kelebihan dan kekurangannya.” Dengan pendekatan ini: Pengguna lebih percaya pada sistem Proses belajar menjadi lebih cepat Kesalahan desain bisa dikurangi Pentingnya, Bricsys tidak menyederhanakan CAD dengan menghilangkan fitur penting. Sebaliknya, kekuatan CAD profesional tetap dipertahankan, tetapi kompleksitasnya dibuat lebih mudah dikelola melalui panduan dan umpan balik yang jelas. Dari Riset ke Dunia Nyata Dalam penelitian doktoralnya, Dr. Tom Veuskens mengembangkan prototipe pemodelan 3D parametrik. Hasilnya cukup jelas: pengguna tidak menyukai solusi yang sepenuhnya otomatis. “Mereka ingin tahu cara kerjanya dan memastikan hasilnya benar,” kata Veuskens. “Waktu yang dihemat oleh sistem otomatis sering hilang karena pengguna harus terus mengecek dan memperbaiki.” Kini, melalui program VLAIO, Veuskens melanjutkan penelitiannya langsung bersama Bricsys. Kolaborasi ini menghubungkan dunia akademik dengan kebutuhan industri nyata, melibatkan tim R&D, analis data, dan product owner Bricsys. Bagi Veuskens, pengalaman ini unik: “Tidak lagi sekadar eksperimen bebas, tapi setiap ide harus bisa dipertanggungjawabkan dan benar-benar berguna. Menariknya, prototipe riset bisa langsung diterapkan ke BricsCAD.” Melihat ke Depan Proyek ini masih dalam tahap riset, tetapi tujuannya jelas: menghadirkan fitur BricsCAD yang membantu parameterisasi dan pemberian dimensi secara terpandu. Manfaatnya: Mengurangi pekerjaan berulang Mempercepat proses desain ke produksi Membuat CAD lebih mudah diakses oleh UKM Mengurangi kebutuhan pelatihan yang mahal Bagi dunia akademik, kolaborasi ini juga sangat berharga karena solusi riset dapat diuji langsung dalam sistem CAD yang kompleks dan nyata. Kesimpulan Bricsys percaya bahwa masa depan CAD bukan tentang menggantikan kreativitas manusia, tetapi memperkuatnya. Dengan otomatisasi terpandu, CAD menjadi mitra kerja yang cerdas—bukan kotak hitam yang membingungkan. Software CAD seharusnya tidak berpikir untuk Anda, tetapi bersama Anda. Jangan lewatkan peluncuran BricsCAD V26, di mana lebih dari 60 fitur baru akan diperkenalkan untuk mendukung cara kerja desain yang lebih cerdas dan manusiawi. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan bricscad indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi bricscad.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More
January 13, 2026January 13, 2026

Pengecekan Interferensi di BricsCAD: Temukan Konflik Desain Sebelum Memboroskan Waktu dan Biaya

Saat mengerjakan desain mekanikal atau perakitan (assembly) yang kompleks, kesalahan kecil bisa berdampak besar di tahap selanjutnya. Komponen yang saling bertabrakan, celah yang tidak diperhitungkan, atau bentuk geometri yang tidak cocok sering kali baru terlihat saat proses produksi atau perakitan. Akibatnya, proyek bisa mengalami keterlambatan, pekerjaan ulang, dan biaya tambahan. Untuk menghindari masalah tersebut, fitur Interference Checking di BricsCAD Mechanical hadir sebagai solusi praktis. Fitur ini membantu Anda mendeteksi konflik desain sejak dini dengan cara yang jelas, akurat, dan mudah dipahami—bahkan untuk pengguna pemula. Apa Itu Interference Checking? Interference checking adalah proses untuk memeriksa apakah ada bagian dalam model 3D yang saling bertumpukan, bertabrakan, atau tidak memiliki jarak yang semestinya. Di BricsCAD, fitur ini tidak hanya memberi tahu apakah terjadi tabrakan, tetapi juga menunjukkan seberapa besar dan di mana tepatnya konflik tersebut terjadi. Hal ini sangat penting ketika Anda bekerja dengan banyak solid dan block dalam satu assembly. Dengan informasi yang detail, Anda bisa mengambil keputusan desain dengan lebih tepat dan cepat. Melihat dengan Jelas Bagian yang Bertabrakan Salah satu keunggulan utama interference checking di BricsCAD adalah kemampuannya menghitung volume interferensi. Artinya, sistem tidak hanya mengatakan “ada tabrakan”, tetapi juga menghitung area atau volume yang saling tumpang tindih. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui: Komponen mana yang bertabrakan Seberapa parah tabrakannya Lokasi konflik di dalam model Informasi ini sangat membantu untuk memperbaiki desain tanpa harus menebak-nebak. Hasil yang Mudah Dipahami Setelah proses pengecekan selesai, hasilnya ditampilkan dengan cara yang intuitif. Mechanical Browser di BricsCAD akan menampilkan nama block dan solid sesuai dengan nama yang ada di desain Anda. Ini memudahkan identifikasi komponen yang bermasalah, tanpa perlu mencari satu per satu secara manual. Selain itu, BricsCAD menggunakan sistem warna tiga tingkat pada tampilan layar untuk menandai area interferensi. Area konflik akan terlihat jelas, sehingga Anda bisa langsung fokus pada bagian yang perlu diperbaiki. Kombinasi antara laporan terstruktur dan tampilan visual ini membuat proses analisis menjadi cepat dan tidak membingungkan, bahkan bagi pengguna yang baru belajar CAD 3D. Iterasi Desain Tanpa Mengganggu Alur Kerja Dalam proses desain, perubahan adalah hal yang wajar. BricsCAD memahami hal ini dengan menyediakan interference checking yang responsif terhadap perubahan desain. Setiap kali Anda mengubah posisi, ukuran, atau bentuk komponen, sistem akan memperbarui hasil pengecekan secara dinamis. Artinya: Anda bisa mengecek konflik Memperbaiki desain Langsung melihat hasilnya Semua dilakukan tanpa harus mengulang proses dari awal atau menghentikan pekerjaan. Pendekatan ini sangat mendukung iterasi cepat dan penyempurnaan desain secara berkelanjutan. Mendukung Alur Kerja DFMA Interference checking di BricsCAD dirancang untuk mendukung proses Design for Manufacturing and Assembly (DFMA). Fitur ini sangat berguna baik di tahap konsep awal maupun saat menyiapkan gambar produksi yang detail. Dengan mendeteksi konflik sejak dini, Anda bisa: Mengurangi risiko masalah saat produksi Meminimalkan perubahan di tahap akhir Memastikan komponen mudah dirakit Hasil akhirnya adalah proses dari desain hingga pengiriman yang lebih lancar, dengan lebih sedikit kejutan yang tidak diinginkan. Menghemat Waktu dan Biaya Proyek Masalah desain yang ditemukan di tahap akhir biasanya jauh lebih mahal untuk diperbaiki. Dengan interference checking, Anda dapat mencegah kesalahan sejak awal, sehingga: Waktu pengerjaan lebih singkat Biaya rework berkurang Kualitas desain meningkat Bagi tim desain maupun individu, ini berarti produktivitas yang lebih tinggi dan hasil kerja yang lebih profesional. Kesimpulan Interference Checking di BricsCAD Mechanical adalah fitur penting untuk memastikan desain 3D Anda bebas dari konflik yang bisa menimbulkan masalah di kemudian hari. Dengan visualisasi yang jelas, hasil yang mudah dipahami, dan pembaruan secara real-time, fitur ini membantu Anda bekerja lebih cepat, lebih akurat, dan lebih percaya diri. Jika Anda ingin membawa proyek desain mekanikal Anda ke level berikutnya, BricsCAD adalah pilihan yang tepat. Unduh BricsCAD sekarang dan jangan lewatkan peluncuran BricsCAD V26 untuk melihat langsung masa depan efisiensi desain. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan bricscad indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi bricscad.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More
December 30, 2025December 30, 2025

Dari CAD ke Google Earth: KML/KMZ di BricsCAD V25.2

Data tidak pernah berdiri sendiri, dan proyek Anda juga seharusnya tidak terisolasi. Dengan BricsCAD V25.2, fitur import dan export KML/KMZ menjadi jembatan yang menghubungkan desain CAD dengan data GIS, kondisi dunia nyata, serta orang-orang yang perlu melihat dan memahaminya. Kini Anda bisa dengan mudah mengimpor batas lahan, menempatkan desain di atasnya, menentukan area proyek seperti lokasi pembangkit listrik tenaga surya, lalu menampilkannya langsung di citra satelit — baik di Google Earth maupun platform GIS lainnya. Hasilnya adalah efisiensi yang benar-benar terasa: lebih sedikit waktu mengurus file, dan lebih banyak waktu untuk memajukan proyek. Mengapa KML Sangat Penting (Meski Terlihat Sederhana) KML adalah “bahasa konteks”. Format ini digunakan oleh banyak pihak yang mungkin tidak pernah membuka file DWG, tetapi tetap perlu memahami lokasi dan dampak sebuah proyek. Beberapa contohnya: Manajer proyek Analis lingkungan Pemerintah daerah Pemilik lahan atau pemangku kepentingan Dengan KML, mereka bisa langsung melihat di mana lokasi proyek berada, tanpa tebakan atau interpretasi yang membingungkan. Lokasi dapat dikenali dengan jelas, desain bisa dicek kesesuaiannya dengan kondisi nyata, dan potensi masalah dapat ditemukan sebelum alat berat turun ke lapangan. Singkatnya, KML membantu mengubah desain teknis menjadi visual yang mudah dipahami oleh semua orang. Alur Kerja yang Bersih, Sederhana, dan Presisi BricsCAD V25.2 dirancang agar bekerja dengan KML menjadi proses yang mulus dari awal hingga akhir. Berikut gambaran alur kerjanya: 1. Impor batas lahan Langkah pertama adalah mengimpor file KML yang berisi batas area atau perimeter lokasi proyek. Dengan satu perintah saja, batas lahan langsung muncul di BricsCAD tanpa jeda atau kendala. Ini sangat membantu untuk proyek seperti: Perencanaan kawasan Proyek energi terbarukan Pengembangan lahan Infrastruktur dan tata ruang 2. Tumpangkan desain CAD Setelah batas lahan masuk, Anda bisa langsung menempatkan objek CAD di atasnya. Semua elemen akan selaras secara otomatis, tanpa harus mengatur ulang skala, layer, atau posisi secara manual. Tidak perlu lagi: Mengira-ngira posisi Mengoreksi offset Mencocokkan koordinat secara manual Semua terasa lebih rapi dan akurat. 3. Ekspor bagian yang dibutuhkan saja Jika Anda hanya ingin mengekspor area tertentu, BricsCAD menyediakan alat seleksi yang mudah digunakan. Pilih area yang relevan, lalu ekspor sebagai file KML baru. File ini siap digunakan langsung untuk tahap berikutnya, tanpa proses tambahan yang rumit. Melihat Desain di Dunia Nyata Langkah selanjutnya adalah membuka file KML hasil ekspor tersebut di Google Earth. Di sinilah desain Anda benar-benar “hidup”. Desain CAD akan tampil langsung di atas: Citra satelit Peta geografis Kondisi lingkungan sekitar Hal ini sangat berguna untuk: Analisis lokasi Presentasi ke klien atau pemangku kepentingan Validasi desain terhadap kondisi nyata Mendapatkan persetujuan proyek lebih cepat Dan yang menarik, Anda tidak harus memulai dari file KML. Objek atau geometri apa pun yang Anda buat atau ubah di BricsCAD juga bisa langsung diekspor ke KML dengan cara yang sama. Apa Artinya untuk Anda? Dukungan KML yang ditingkatkan di BricsCAD V25.2 membantu memastikan bahwa pekerjaan CAD Anda selalu terhubung dengan data geografis di setiap tahap proyek. Manfaat utamanya antara lain: Perpindahan yang mulus antara desain dan peta lokasi Validasi desain dalam konteks dunia nyata Kolaborasi yang lebih mudah dengan pihak non-teknis Pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat Anda tidak lagi perlu menghabiskan waktu mengonversi format atau memperbaiki data yang tidak sinkron. Semua tim — teknis maupun non-teknis — dapat bekerja dengan pemahaman yang sama. Kesimpulan Dengan fitur import dan export KML/KMZ di BricsCAD V25.2, desain CAD tidak lagi terbatas di layar teknis. Desain dapat dengan mudah dibagikan, divisualisasikan, dan dipahami dalam konteks geografis yang nyata. Baik untuk ditampilkan di Google Earth, dibagikan ke tim GIS, atau dipresentasikan ke pemangku kepentingan, BricsCAD membantu Anda tetap fokus pada hal yang penting. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan bricscad indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi bricscad.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!  

Read More
November 27, 2025November 27, 2025

AI yang Tahu Langkah Anda Berikutnya: Perintah Lebih Cerdas di BricsCAD

AI dalam dunia CAD sering digambarkan sebagai teknologi masa depan atau sesuatu yang masih eksperimental. Tetapi di BricsCAD®, AI sudah dipakai sekarang untuk menyelesaikan masalah-masalah sederhana yang sering membuat pengguna frustrasi. Salah satu fitur AI yang paling membantu adalah AI Predict. Fitur ini terlihat sederhana, tetapi dampaknya besar: AI Predict mempelajari kebiasaan Anda saat menggunakan BricsCAD, lalu menampilkan perintah yang kemungkinan besar Anda butuhkan—tepat pada waktunya. Dengan begitu, Anda tidak perlu lagi membuang waktu mencari perintah di menu. Alur kerja pun lebih lancar. Artikel ini merupakan bagian dari seri tentang AI di BricsCAD. Jika Anda belum membaca artikelnya, Anda bisa melihat pengenalan awalnya di: Apa Sebenarnya Arti “AI-Driven” dalam CAD? Apa Itu AI Predict? AI Predict adalah alat prediksi perintah di BricsCAD yang bekerja menggunakan machine learning. Jadi, daripada Anda harus mencari perintah satu per satu lewat menu atau mengetik di command line, AI Predict akan langsung menampilkan perintah yang paling relevan berdasarkan pola kerja pribadi Anda. AI Predict bekerja dengan dua cara: Personal Command Suggestions Saran perintah berdasarkan pola penggunaan Anda sendiri. Other Command Suggestions Saran tambahan berdasarkan pola pengguna lain yang mirip—opsional, dan hanya aktif jika Anda ikut serta dalam BricsCAD Analytics Program. Ringkasnya, AI Predict adalah CAD yang belajar dari Anda. Ini membantu mengurangi klik yang tidak perlu dan mempersingkat waktu pencarian perintah. Anda bisa menganggapnya seperti fitur prediksi teks di ponsel, tetapi bukannya menyelesaikan kalimat, ia membantu menyelesaikan polyline Anda. Bagaimana Cara Kerjanya? AI Predict bisa diakses dari dua tempat yang sudah familiar: Ribbon Panel: menampilkan perintah yang relevan berdasarkan aktivitas Anda saat ini. Command Line: menampilkan tiga perintah teratas yang diprediksi paling sesuai sekitar Anda bekerja. Dalam praktiknya, ini artinya: Saat Anda mulai menggambar atau mengedit, AI Predict menampilkan perintah yang biasanya Anda gunakan pada tahap tersebut. Jika Anda beralih ke jenis pekerjaan lain, saran perintahnya akan berubah mengikuti alur kerja Anda. Jika Anda ingin mendapatkan rekomendasi AI yang lebih cerdas, Anda bisa bergabung dengan Bricsys Beta Tester Program, dan ikut membantu pengembangan fitur AI. Tidak ada pengaturan rumit, tidak perlu melatih sistem secara manual. Semua bekerja secara otomatis, real-time, dan langsung terasa manfaatnya. Mengapa Ini Penting? Ada beberapa alasan mengapa AI Predict benar-benar membantu: 1. Menghemat Waktu Anda tidak perlu lagi berhenti bekerja hanya untuk mencari perintah tertentu. Semua sudah disarankan oleh AI Predict. 2. Menyesuaikan dengan Cara Kerja Anda Tidak ada template yang kaku. AI Predict mempelajari kebiasaan Anda dan mempersonalisasi saran perintah. 3. Mengurangi Gangguan Semakin sedikit waktu mencari-cari perintah, semakin cepat Anda masuk ke “flow”—kondisi bekerja yang fokus dan produktif. Di Mana AI Predict Paling Membantu? AI Predict sangat bermanfaat pada kondisi berikut: Ketika Anda sering menggunakan perintah yang sama berulang kali dalam proses drafting. Saat Anda sering berpindah antara pekerjaan 2D, 3D, dan BIM. Ketika Anda pengguna baru dan masih mencari-cari perintah di BricsCAD. Singkatnya, setiap kali Anda menghentikan pekerjaan hanya untuk mencari perintah—AI Predict bisa membantu mengatasinya. Apa yang Membuat AI Predict Berbeda? Banyak software CAD lain mengandalkan akun cloud atau pengaturan rumit untuk menjalankan fitur AI. Namun BricsCAD mengambil pendekatan berbeda. AI Predict berjalan secara lokal di komputer Anda, dan belajar dari sesi penggunaan Anda tanpa mengirim data keluar perangkat. Jadi tidak ada proses cloud yang harus Anda khawatirkan. Jika Anda ingin memanfaatkan wawasan dari pengguna lain, Anda bisa aktifkan BricsCAD Analytics Program. Data yang dikirim pun aman, karena: sudah di-pseudonymize, tidak berisi detail proyek, dan dirancang agar tetap menjaga privasi pengguna. Hasilnya adalah fitur ringan, aman, dan bekerja otomatis tanpa menambah kerumitan. Apa Manfaatnya untuk Anda? Tujuan utama AI Predict adalah menghilangkan “gangguan-gangguan kecil” yang tanpa disadari sering memperlambat pekerjaan CAD. Dengan menampilkan perintah yang tepat pada waktu yang tepat, AI Predict membantu Anda bekerja: lebih cepat, lebih mulus, dengan lebih sedikit gangguan, dan dengan alur kerja yang lebih intuitif. Ini adalah bukti bahwa AI tidak harus terlihat spektakuler untuk terasa sangat berguna. AI Predict hanyalah salah satu dari banyak alat berbasis AI yang sedang dikembangkan untuk BricsCAD. Nantikan artikel berikutnya dalam seri ini untuk melihat bagaimana AI terus mendukung workflow CAD yang lebih cerdas dan efisien. Lihat Sendiri Cara Kerja AI di BricsCAD BricsCAD hadir dengan rangkaian fitur AI lengkap yang dirancang untuk mengurangi pekerjaan berulang dalam CAD. Anda bisa mencoba BricsCAD gratis selama 30 hari. Unduh versi lengkapnya, coba semua fiturnya, dan lihat apakah alurnya cocok dengan cara Anda bekerja. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan bricscad indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi bricscad.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More
November 3, 2025November 3, 2025

Akhir Dukungan Windows 10: Siapkan Lingkungan CAD Anda untuk Masa Depan

14 Oktober 2025. Tanggal ini mungkin terlihat biasa saja di kalender IT, tetapi bagi para profesional CAD, ini adalah tanggal yang sangat penting. Pada hari itu, Microsoft secara resmi akan mengakhiri dukungan untuk Windows 10. Apa artinya? Ketika sebuah sistem operasi sudah tidak lagi didukung, dampaknya tidak hanya pada komputer Anda saja. Pengaruhnya akan terasa pada alat kerja, keamanan data, dan produktivitas Anda. Apa Itu “End of Support”? Setelah Oktober 2025, Microsoft tidak akan lagi memberikan pembaruan, patch keamanan, atau dukungan teknis untuk Windows 10. Artinya: Tidak ada lagi perbaikan keamanan: Sistem Anda akan semakin rentan terhadap serangan siber. Tidak ada lagi pembaruan kompatibilitas: Software baru mungkin tidak akan berjalan dengan lancar. Tidak ada lagi jaminan jangka panjang: Seiring waktu, hardware dan software Anda bisa saling tidak cocok. Bagi pengguna CAD, terutama yang mengandalkan BricsCAD, stabilitas dan kecepatan sangat penting. Menggunakan BricsCAD di sistem operasi yang sudah tidak didukung bukanlah pilihan bijak. Karena itu, penting untuk memahami versi BricsCAD mana yang akan tetap aman dan kompatibel setelah Windows 10 berakhir. Apa Dampaknya Bagi Pengguna BricsCAD? Jika Anda berencana untuk berpindah ke Windows 11, pastikan versi BricsCAD Anda sudah siap. Dukungan penuh untuk Windows 11 dimulai dari BricsCAD versi V22. Jadi, jika Anda masih menggunakan V21 atau versi yang lebih lama, sekarang adalah waktu yang tepat untuk melakukan upgrade. Terlebih lagi, ada promo upgrade yang sedang berjalan, jadi Anda bisa memperbarui BricsCAD ke versi terbaru dengan harga terbaik. Namun, kalau Anda belum siap pindah ke Windows 11, tidak masalah. BricsCAD V26 masih akan mendukung Windows 10, sehingga Anda punya waktu lebih fleksibel untuk melakukan transisi dengan tenang, tanpa terburu-buru. Risiko Jika Menunda Upgrade Banyak tim IT yang menunda pembaruan sistem sampai benar-benar terpaksa. Namun, jika Anda terus menunggu, risikonya bisa makin besar: Workflow menjadi usang: Anda bisa terjebak dengan cara kerja lama yang tidak efisien. Masalah kompatibilitas: File atau pembaruan baru bisa saja tidak berjalan lancar di Windows 10. Produktivitas menurun: Waktu Anda akan lebih banyak habis untuk mengatasi error dibanding bekerja merancang. Meng-upgrade sistem operasi berarti menjaga agar software CAD Anda tetap selaras dengan platform yang didesain untuknya. Tetap Siap dengan BricsCAD Maintenance Di sinilah pentingnya memiliki BricsCAD Maintenance. Layanan ini menjamin bahwa BricsCAD Anda selalu mengikuti perkembangan terbaru, termasuk menghadapi perubahan besar seperti berakhirnya dukungan Windows 10. Dengan memiliki paket Maintenance aktif, Anda akan mendapatkan: Akses langsung ke versi BricsCAD terbaru yang kompatibel dengan sistem operasi terkini. Pembaruan dan perbaikan rutin agar workflow Anda tetap lancar dan aman. Dukungan teknis dari para ahli yang siap membantu ketika Anda melakukan transisi, misalnya dari Windows 10 ke Windows 11. Dengan kata lain, Maintenance memastikan bahwa investasi software Anda tetap produktif, aman, dan efisien—sekalipun ada perubahan besar di dunia IT. Jangan Tunggu Sampai Oktober 2025 Banyak orang baru bereaksi setelah masalah muncul. Tapi kali ini, lebih baik bersiap dari sekarang. Akhir dukungan Windows 10 bukanlah bencana—ini adalah kesempatan untuk memperbarui sistem, meningkatkan kinerja, dan memperkuat keamanan. Dengan menjaga BricsCAD Maintenance tetap aktif, Anda akan: Terhindar dari downtime yang tidak perlu. Tetap terlindungi dari risiko keamanan. Memastikan software dan hardware Anda tetap selaras. Kesimpulan 14 Oktober 2025 menandai berakhirnya sebuah era. Tetapi bagi pengguna BricsCAD yang siap, ini justru awal dari kesempatan baru untuk membangun lingkungan kerja CAD yang lebih modern dan tangguh. Mulailah merencanakan transisi Anda hari ini—perbarui BricsCAD, aktifkan Maintenance, dan pastikan tim Anda siap menyambut masa depan dengan sistem yang cepat, aman, dan siap menghadapi perubahan. Jangan tunggu sampai terlambat—future-proof CAD Anda sekarang juga. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan bricscad indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi bricscad.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More
October 17, 2025October 17, 2025

BricsCAD V25.2: Membawa Tampilan Point Cloud Jadi Lebih Jelas

Data point cloud hanya akan berguna jika kita punya alat yang tepat untuk menavigasi dan memahaminya. Di versi terbaru BricsCAD V25.2, tim Bricsys menghadirkan peningkatan besar dalam cara pengguna bekerja dengan point cloud — mulai dari navigasi yang lebih mudah, klasifikasi yang lebih cerdas, hingga tampilan visual yang lebih intuitif. Dengan pembaruan ini, kamu bisa menjelajahi hasil pemindaian (scan) dengan lebih lancar, memahami strukturnya dengan lebih akurat, dan melihat data sesuai kebutuhanmu. Mari kita lihat apa saja yang baru di versi ini. 1. Bubble View yang Lebih Mudah dan Jelas Salah satu pembaruan paling terasa di BricsCAD V25.2 adalah peningkatan Bubble View — yaitu tampilan berbentuk “gelembung” yang membantu pengguna menjelajahi posisi hasil pemindaian. Sekarang, posisi scan bisa terlihat langsung di dalam bubble viewer, sehingga kamu tahu dari mana data itu diambil. Ukuran “bubble” juga bisa kamu ubah agar lebih jelas — misalnya, dari 200 mm menjadi 500 mm. Selain itu, di Point Cloud Manager, kini ada pengaturan tampilan baru bernama “visible only”, yang hanya menampilkan bagian point cloud yang terlihat. BricsCAD juga menambahkan kode warna otomatis pada bubble view agar lebih mudah dipahami: Hijau atau biru: area terlihat (visible) dalam hasil scan. Merah: area tersembunyi atau terhalang oleh bagian lain dari point cloud. Untuk structured scans, bubble yang terlihat akan berwarna hijau, dan yang tersembunyi merah — seperti di model 3D. Sedangkan untuk unstructured scans, bubble yang terlihat akan berwarna biru. Navigasinya pun mudah: cukup klik dua kali pada bubble berikutnya untuk langsung berpindah posisi pandang. Ini membuat eksplorasi hasil pemindaian jauh lebih cepat dan alami. 2. Tampilan X-Ray: Melihat Lebih Dalam ke Dalam Scan BricsCAD V25.2 memperkenalkan cara baru untuk melihat point cloud, yaitu dengan peta warna X-ray (X-ray color map). Dengan fitur ini, kamu bisa melihat hasil pemindaian seperti sedang “menembus” struktur bangunan — mirip dengan tampilan X-ray di software lain. Kamu cukup memilih “X-ray” dari menu Color Map style. Tampilan ini sangat berguna di mode tampilan ortografis (orthographic view), karena memudahkan kamu melihat hubungan antar elemen bangunan. Misalnya: Melihat posisi dinding dalam ruangan dengan jelas. Membantu menggambar ulang (tracing) garis dinding bagian dalam. Menempatkan bentuk seperti persegi atau garis langsung ke titik-titik hasil scan dengan presisi tinggi. Hasilnya, proses pemodelan ulang (reconstruction) dari data point cloud menjadi lebih cepat, akurat, dan mudah dipahami. 3. Klasifikasi Point Cloud yang Lebih Pintar Peningkatan berikutnya ada pada alat Point Cloud Classify. Sekarang, BricsCAD menambahkan dua model klasifikasi baru: Roads (Jalan): dirancang khusus untuk data hasil mobile mapping, misalnya pemindaian jalan raya atau area luar ruangan. Construction (Konstruksi): cocok untuk aerial scan, seperti hasil pemindaian dari drone di lokasi proyek konstruksi. Untuk pengguna Leica, BricsCAD kini juga mendukung skema warna Cyclone 3DR, sehingga tampilan data terasa lebih familiar dan konsisten dengan software Leica yang sudah sering digunakan. Dengan pembaruan ini, klasifikasi point cloud menjadi lebih cepat dan lebih akurat, terutama untuk proyek infrastruktur dan konstruksi besar. 4. Peningkatan Geolokasi Otomatis Sekarang, BricsCAD V25.2 bisa mendeteksi dan menyimpan informasi geografis (geolocation) secara otomatis dari dataset kamu. Jika hasil pemindaian mengandung data lokasi (koordinat), BricsCAD akan langsung: Menyimpan informasi geografis tersebut. Mengatur sistem koordinat geografis (GCS) untuk gambar yang sedang kamu kerjakan. Menampilkan deskripsi WKT (Well-Known Text) di panel Properties. Kamu juga bisa mengaktifkan atau menonaktifkan geolokasi kapan pun sesuai kebutuhan. Dengan fitur ini, BricsCAD membuka peluang untuk menghubungkan point cloud ke data peta yang lebih luas menggunakan fitur seperti Geomap dan Map Connect. Jadi, kamu bisa menempatkan hasil scan ke konteks geospasial yang lebih besar, seperti area kota atau lokasi proyek sebenarnya. 5. Lebih dari Sekadar Point Cloud Semua peningkatan di atas memberikan nilai besar bagi para pengguna point cloud — tapi itu baru sebagian kecil dari apa yang baru di BricsCAD V25.2. Versi ini juga menghadirkan puluhan fitur baru dan peningkatan lainnya di berbagai area, yang semuanya dirancang untuk membuat alur kerja (workflow) kamu lebih cepat, lebih halus, dan lebih efisien. Dengan update ini, BricsCAD semakin membuktikan dirinya sebagai solusi CAD dan BIM yang serbaguna, tidak hanya untuk menggambar, tetapi juga untuk memproses data pemindaian 3D dengan performa tinggi. Kesimpulan Versi BricsCAD V25.2 membawa peningkatan besar untuk pengguna point cloud — mulai dari tampilan bubble yang lebih interaktif, mode X-ray untuk melihat struktur tersembunyi, klasifikasi yang lebih cerdas, hingga dukungan geolokasi otomatis. Semua pembaruan ini membuat proses analisis, dokumentasi, dan rekonstruksi 3D menjadi lebih intuitif dan produktif. Jika kamu sering bekerja dengan hasil pemindaian laser atau data 3D, BricsCAD V25.2 adalah alat yang wajib kamu coba. Dengan kombinasi fitur canggih dan kemudahan navigasi, kini kamu bisa melihat point cloud dengan lebih jelas, lebih cepat, dan lebih efisien dari sebelumnya. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan bricscad indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman. Hubungi kami sekarang atau kunjungi bricscad.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More
  • Previous
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • Next

Recent Posts

  • Mengenal ProjectWise untuk BricsCAD: Solusi Manajemen File dan Kolaborasi yang Lebih Teratur
  • BricsCAD V26.2 Hadir dengan 30 Fitur Baru dan Peningkatan untuk Produktivitas yang Lebih Baik
  • BricsCAD V26: Membantu Subkontraktor Bekerja Lebih Cepat dan Kolaboratif dalam Proyek BIM
  • FAQ Octave BricsCAD: 12 Jawaban Seputar Lisensi, Maintenance, Kompatibilitas, dan Lainnya
  • Di Balik AI Octave BricsCAD: 10 Pertanyaan dan Jawaban Sederhana yang Mudah Dipahami

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • August 2024
  • July 2024

Categories

  • blog
  • Uncategorized

Bricscad Indonesia adalah bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi Bricscad. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

Kontak Kami

PT iLogo Indonesia

AKR Tower – 9th Floor
Jl. Panjang no. 5, Kebon Jeruk
Jakarta Barat 11530 – Indonesia

  • bricscad@ilogoindonesia.id